Tuesday, January 11, 2011

Solat Dhuha


Kerahmatan Allah terhadap hamba²-Nya apabila alam ini berada di waktu fajar. Di ketika inilah kurniaan Allah melimpah ruah hingga menjadikan manusia hidup di dalam kesenangan dan kemewahan. Justru itulah manusia yang menjadikan dirinya sebagai hamba Allah berkewajipan menyatakan rasa syukurnya yang tidak terhingga ke hadrat Allah. Di sini bertambah²nya rahmat dan kemurahan rezeki ke atas hamba²-Nya.

Ketahuilah fajar itu adalah cahaya pertama yang dapat dilihat di ufuk timur pada waktu pagi. Fajar ini terbahagi kepada dua keadaan:

1. Fajar yang pasti ialah yang nampak padanya sinar halus agak nipis menjulang tinggi ke atas tanpa perintang ini adalah fajar yang tidak mengharamkan makan dan minum bagi orang yang berpuasa.

2. Fajar yang pasti ialah yang melintang cahayanya di arah yang sama. Maka selepas fajar menyingsing maka datangnya waktu Dhuha. Waktu ini bermula sejak matahari terbit hingga masuknya waktu Zuhur. Dalam pengertian ilmu fiqih waktu Dhuha itu sejak tingginya matahari lebih kurang satu galah. Dengan adanya waktu Dhuha itu maka Rasulullah sangat menganjurkan kita mengerjakan sholat sunatnya sebanyak dua atau empat, delapan dan dua belas rakaat, meskipun sholat ini hukumnya hanyalah sunat saja tetapi amat digalakkan agar kita mengerjakannya.

Sebagaimana yang disebut dari Abu Zaid r.a katanya; “Rasulullah SAW melaksanakan sholat Dhuha sehingga kita mengira beliau tidak meninggalkannya tetapi jika telah meninggalkannya sehingga kita mengira bahwa beliau tidak pernah mengerjakannya.”

Demikianlah kesungguhan Rasulullah SAW mengerjakan sholat Dhuha yang ia lakukan meskipun hanya ibadah sunat saja. Kalaulah itu keadaannya Rasulullah SAW maka kita sebagai umatnya juga perlu mengerjakan sebagai tanda kecintaan kita terhadap-Nya di samping ada faedah dan manfaatnya.

Khasiat dan Fadilat

Sebagaimana yang kita fahami bahwa setiap amalan yang disukai dan yang dilakukan oleh Rasulullah terkandung banyak hikmat dan fadilatnya. Begitu juga dengan fadilat bagi mereka yang mengerjakan solat Dhuha secara istiqamah.

Rasulullah bersabda yang bermaksud, “Siapa saja yang dapat mengerjakan sholat Dhuha dengan istiqamah, akan diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu seluas lautan.”

Rasulullah bersabda lagi,
“Sholat Dhuha itu mendatangkan rezeki dan menolak kefakiran (kemiskinan), dan tidak ada yang akan memelihara sholat Dhuha kecuali hanya orang-orang yang bertaubat.”

Dari Nuwas bin Sama’an, Rasulullah bersabda:
“Allah berfirman: Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat pada waktu permulaan siang (yakni sholat Dhuha), nanti pastiakan Kucukupkan keperluanmu pada petang harinya.”

Sementara itu di dalam hadits yang lain Rasulullah bersabda:
“Hendaklah masing-masing tiap-tiap pagi bersedekah untuk persediaan badannya. Maka tiap kali bacaan tasbih itu sedekah, setiap tahmid, setiap takbir juga sedekah, menyuruh kebaikan dan melarang kejahatan itu sedekah dan sebagai ganti itu semua, cukuplah mengerjakan sholat Dhuda dua rakaat.” (Ahmad Muslim danAbu Daud)

PANDUAN

(1) Setiap kali sujud akhir solat dhuha (sebelum duduk tahiyat), bacalah Ya Wahhab sebanyak 41 kali, Insya-Allah anda akan dirahmati dengan harta yang banyak dan peluang akan datang dengan mudah. (Al-Wahhab ertinya Maha Pemberi)

(2) Setiap kali selesai 2 rakaat solat dhuha, angkat tangan berdoa dengan bacaan Ya Basith sebanyak 10 kali dan kemudian sapu tangan ke muka. Allah SWT akan menghantar barakah dalam bentuk makanan. Walau sedikit manapun makanan, insya-Allah pasti cukup untuk seisi keluarga. (Al-Basith ertinya Maha Pelapang hidup)

(3) Doa Selepas Solat Dhuha

Ya Allah, bahwasanya waktu dhuha itu adalah waktu-Mu
Dan keagungan itu adalah keagungan-Mu
Dan keindahan itu adalah keindahan-Mu
Dan kekuatan itu adalah kekuatan-Mu
Dan perlindungan itu adalah perlindungan-Mu

Ya Allah,
Jika memang rizkiku masih di atas langit,
Maka turunkanlah ia,
Jika masih di dalam bumi,
Maka keluarkanlah ia,
Jika masih sukar,
Maka mudahkanlah ia,
Jika (ternyata) haram,
Maka sucikanlah ia,
Jika masih jauh,
maka dekatkanlah ia

Berkat waktu dhuha-Mu,
Keagungan-Mu,
Keindahan-Mu,
Kekuatan dan kekuasaan-Mu,
Limpahkanlah kepada kami segala apa yang telah Engkau limpahkan
kepada hamba-hamba-Mu yang sholeh.
Dan berkatilah Rahmat atas Nabi Muhammad atas keluarga dan para sahabatnya serta kesejahteraan.


Dan segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam.

Di dalam hadits yang lain pula diterangkan seperti berikut:
“Bahawasanya di syurga ada pintu yang dinamakan,”Dhuha.” Maka jika kamu datang hari kiamat kelak, serulah (malaikat) penyeru: manakah orang-orang yang telah mengerjakan sholat Dhuha? Inilah pintu kamu, silakan masuk ke dalam dengan rahmat Allah.” (Al-Tabrani)

No comments:

Post a Comment

Post a Comment