Monday, August 30, 2010

Lailatulqadar dan tanda-tandanya





Dalam Surah Al-Qadr, Allah berfirman yang bermaksud:

1. Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Quran) pada malam Qadr.

2. Dan tahukah kamu apakah malam Qadr itu.

3. Malam Qadr itu lebih baik dari seribu bulan.

4. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya.

5. Malam itu penuh dengan kesejahteraan sampai terbit fajar.



Petikan Dari Munajat Nabi Musa a.s. Kepada Allah s.w.t.

Munajat Nabi Musa a.s., "Ya Allah yang Tuhanku! Aku ingin menjadi seorang hamba yang paling hampir sekali denganMu. "Firman Allah s.w.t., "Wahai Musa! Sesungguhnya Aku telah hampir dengan hamba-hambaKu yang bangun pada malam Lailatul Qadar."

Munajat Nabi Musa a.s., ‘Ya Allah ya Tuhanku! Aku amat mengharapkan sekali akan RahmatMu itu." Firman Allah s.w.t., "Wahai Musa! Sesungguhnya RahmatKu itu adalah bagi mereka yang berkasih sayang dan menaruh perasaan belas kasihan terhadap orang-orang miskin pada malam Lailatul Qadar."

Munajat Nabi Musa a.s., "Ya Allah yang Tuhanku! Aku ingin sekali untuk melintasi pada titian Siratul Mustaqim di hari kiamat kelak dengan pantas seperti kilat yang menyambar. " Firman Allah s.w.t., "Wahai Musa! Sesungguhnya yang demikian itu engkau akan perolehi dengan memberi dan membanyakkan sedekah pada malam Lalatul Qadar."

Munajat Nabi Musa a.s. "Ya Allah ya Tuhanku! Aku teringin sekali untuk berteduh di bawah pohon-pohon syurgaMu sambil dapat pula memakan buah-buahnya. "Firman Allah s.w.t., "Wahai Musa! Sesungguhnya kamu akan memperolehi niatmu itu tetapi banyakkanlah olehmu akan bertasbih serta bersungguh-sungguh kamu dalam mengerjakannya pada malam Lailatul Qadar."

Munajat Nabi Musa a.s., "Ya Allah ya Tuhanku! Selamatkanlah aku dari azab neraka jahannamMu. "Firman Allah s.w.t., "Wahai Musa! Bermohonlah kamu kepadaKu dengan membanyakkan meminta keampunan dan beristighfar hingga ke waktu subuh hari pada malam Lailatul Qadar."

Munajat Nabi Musa a.s., "Ya Allah ya Tuhanku! Anugerahkanlah keredaanMu itu terhadap diriku ini. "Firman Allah s.w.t. "Wahai Musa! Sesungguhnya keredaanKu itu adalah bagi orang-orang yang mengerjakan solat sunat 2 rakaat pada malam Lailatul Qadar."

Bilakah Malam Lailatul Qadar ?

Imam Al Ghazali Rahimullah berpendapat malam berlakunya Lailatul Qadar itu boleh dikenali dengan cara yang berikut seperti,

Jika awal Ramadan jatuh pada hari Ahad atau hari Rabu maka Lailatul Qadar jatuh pada malam 29 hb Ramadan.
Jika awal Ramadan jatuh pada hari Isnin maka Lailatul Qadar jatuh pada malam 21hb Ramadan.
Jika awal Ramadan jatuh pada hari Selasa atau Jumaat maka Lailatul Qadar jatuh pada malam 27hb Ramadan.
Jika awal Ramadan jatuh pada hari Sabtu maka Lailatul Qadar jatuh pada malam 23hb Ramadan. 


Lalu bagaimanakah tanda-tanda yang benar berkenaan dengan malam yang mulia ini ? Nabi shallallahu'alaihi wa sallam pernah mengabarkan kita di beberapa sabda beliau tentang tanda-tandanya, yaitu:

1. Udara dan suasana pagi yang tenang
Ibnu Abbas radliyallahu'anhu berkata: Rasulullah shallahu'alaihi wa sallam bersabda:

"Lailatul qadar adalah malam tentram dan tenang, tidak terlalu panas dan tidak pula terlalu dingin, esok paginya sang surya terbit dengan sinar lemah berwarna merah" (Hadist hasan)

2. Cahaya mentari lemah, cerah tak bersinar kuat keesokannya
Dari Ubay bin Ka'ab radliyallahu'anhu, bahwasanya Rasulullah shallahu'alaihi wa sallam bersabda:

"Keesokan hari malam lailatul qadar matahari terbit hingga tinggi tanpa sinar bak nampan" (HR Muslim)

3. Terkadang terbawa dalam mimpi
Seperti yang terkadang dialami oleh sebagian sahabat Nabi radliyallahu'anhum

4. Bulan nampak separuh bulatan
Abu Hurairoh radliyallahu'anhu pernah bertutur: Kami pernah berdiskusi tentang lailatul qadar di sisi Rasulullah shallahu'alaihi wa sallam, beliau berkata,

"Siapakah dari kalian yang masih ingat tatkala bulan muncul, yang berukuran separuh nampan." (HR. Muslim)

5. Malam yang terang, tidak panas, tidak dingin, tidak ada awan, tidak hujan, tidak ada angin kencang dan tidak ada yang dilempar pada malam itu dengan bintang (lemparan meteor bagi setan)

Sebagaimana sebuah hadits, dari Watsilah bin al-Asqo' dari Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam:

"Lailatul qadar adalah malam yang terang, tidak panas, tidak dingin, tidak ada awan, tidak hujan, tidak ada angin kencang dan tidak ada yang dilempar pada malam itu dengan bintang (lemparan meteor bagi setan)" (HR. at-Thobroni dalam al-Mu'jam al-Kabir 22/59 dengan sanad hasan)

6. Orang yang beribadah pada malam tersebut merasakan lezatnya ibadah, ketenangan hati dan kenikmatan bermunajat kepada Rabb-nya tidak seperti malam-malam lainnya.

Sumber : http://www.whooila.com/2010/08/inilah-6-tanda-malam-lailatul-qadar

No comments:

Post a Comment